Pewarta Indonesia
Daerah News Politik

CALON WALI NAGARI TAMPIL PRIMA DI SULIT AIR

Amran putra Sulit Air. Foto/Ist

Padang – Hampir setengah tahun, Plt Wali Nagari Sulit Air, Bambang SH, menjalankan roda pemerinta han yang ditugaskan oleh Bupati sebagai.pejabat di.kampung SAS itu, kini sederetan nama tampil prima sebagai calon wali nagari Sulit Air.

Kenegarian.Sulit Air, setingkat desa di kabupaten di jawa, dan setingkat Kelurahan di kota kota besar. Wali nagari ibunda Alex yang berakhir masa jabatannya sebagai wali nagari di tahun 2020.silam.Kini roda pemerintahan nagari itu dijalankan oleh PLT dari Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok, Sumbar.

Berakhir jabatan Wali Nagari itu, nampaknya belum terguris oleh warga yang selama ini sibuk bersiteru masalah pimpinan perantau yang tergabung dalam perkumpulan Sulit Air Sepakat (SAS).

Ditambah lagi, masalah yang booming saat ini, yaitu tentang pemuka adat yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) nampaknya sebagian anggotanya terus bersiteru dengan kepintaran petatah dan petitihnya masing masing.

Dengan demikian kemelut yang berlarut larut itu sehingga membuat warga di kampung tidak lagi, memikirkan pimpinan administrator negari , yang kosong terlalu lama, kata Risto.

Hal ini perlu segera dicari dan dinobatkan Wali Nagari pilihan rakyat, baik oleh warga yang ada di.perantauan maupun yang menetap di Sulit Air, tuturnya.

” Permasalahan yang timbul belakang ini oleh kita, untuk.kita dan.dari kita, ” ungkap perantau SAS di kota Santri Tasikmalaya.

Menurut perantau yang lebih akrab dipanggil Mister Thomas itu, Dia mengungkapkan di negari wesel itu yaitu Sistim pemerintahan di negari Sulit Air, nampaknya perlu dibenahi bersama pemuka adat yang didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting melalui KAN dan SAS.

Perkumpulan SAS yang ada dimana mana, agaknya mereka kelupaan dengan filosofi nan tuo.tuo yaitu, ” Sadanciang Bak Basi, Saciok Bak Ayam. Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, ” ujar Thomas, lirih melihat warga nagari yang dulu Saiyo, Satidok kini lupa dengan pituah pendahulu dan Leluhurnya.

WARGA DESA

Dalam ketidaktahuan itu, tiba tiba muncul, memperkenalkan diri
salah seorang Putra Terbaik Nagari Sulit Air, tampil prima Bakal Calon Wali Nagari Sulit Air, berasal dari kampung Linowan, bernama
Ali Amran, panggilan akrabnya AMRAN.

” Jebolan Sarjana ekonomi dan.manajemen itu nampaknya perlu didukung oleh warga yang ada di perantauan maupun yang menetap di Sulit Air, ” kata Putri di Bandung.

Amran yang beralamat (sesuai KTP ), warga dari Jorong Linawan, negari Sulit Air, Kecamatan X koto Diatas Kabupaten. Solok. Putra Saharudin ke 8 dari 11 bersaudara lahir di Sulit Air, 15 Agustus 1988.

Biografi calon wali nagari Sulit Air ini, jebolan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ( STIE) El.Hakim jurusan ekonomi dan manajemen pada Perguruan Tinggi yang ada di Sulit Air kabupaten Solok agaknya bisa mengaplikasikan ilmunya jika jadi wali nagari.

Calon yang tampil itu dengan performance tinggi : 175 cm dan berat badan 62 Kg tampaknya mempunyai hobi : Olah raga, Membaca, Berdiskusi, dan Adventure serta familiar dengan.perantau.

Amran, putra alm Saharuddin dengan.ibunda Maimuna (60) dari warga suku Piliang Lubuak Apau, di bawah payung datuk Sutan Majo Lelo Nagari Sulit Air nampaknya juga aktif di HORSA yang diresmikan pekan ini.

Calon wali nagari itu dengan Istri bernama : Nia Mariani Nurman, dikarunia dua anak putra/putri masing masing Hanifah Syauqi Alini (7) dan Umar Attilmitsani (6)

Pengalaman Organisasi sebagai basis untuk.memimpin Sulit Air sebagai wali nagari, tercatat ada 16 organisasi yang dipimpin, mulai ketika menjadi mahasiswa hingga ke perkumpulan kemasyarakatan.

Selain itu juga aktif di bidang bisnis, dan pernah sebagai administrator Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu El Hakim tahun 2007-2009.

Sederetan organisasi yang ddipimpin Amran juga tampak aktif sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di tahun 2008.

PENGAJAR

Selain itu, Amran juga memiliki pengalaman kerja sebagai
Tenaga Pengajar Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Mas

PENGAJAR

Selain itu, Amran juga memiliki pengalaman kerja sebagai
Tenaga Pengajar Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Masjid Darul Muttaqin Tahun 2006 sampai 2009.

Berikut sebagai Staf Karyawan Keuangan Garuda Sentra Medika (GSM) Kemayoran Jakarta Pusat tahun 2009 dan Marketing Eksekutif Sentra Grosir Cikarang ( SGC) PT. Lippo Group Tahun 2010, di Bekasi Jawa Barat.

Menyusul sebagai Tata Usaha dan Tenaga Pengajar tetap MTs Muhammadiyah Tahun 2010 sampai 2018 serta sebagai Operator Lapangan Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) X koto Diatas tahun 2011 sampai 2014.

Dan juga sebagai KASI Pembangunan Nagari Sulit Air 2017-2018, terakhir menjadi Guru Tetap SDIT Cinta Qur’an Sumani dan menjadi anggota perintis kelompok Tani nagari Sulit Air

AMRAN yang pernah sebagai Calon Anggota DPRD Kabupaten Solok tahun Pemilu 2019, kini merancang konsep sistim pemerintahan nagari yang pas ke depan, demikian biografi Amran yang dikutif dari Curriculum Vitae (CV) nya, dan Ia tampil prima sebagai calon wali nagari Sulit Air.

Related posts

COVID -19 HILANGKAN BANYAK PEKERJAAN

Redaksi

MUI RESMIKAN MAJELIS DAN ISRO MI’RAJ DI BANTAR KALONG

Rin

IKA PPKN UNRI Bakal Gelar Webinar Nasional Tentang Pendidikan Pancasila di Era New Normal

Redaksi

Leave a Comment